Apa yang menarik di Pulau ini ….. ?  Pertanyaan itu kadang terbersit di saat baru pertama kali mengunjungi pulau ini, Pulau Latondu Besar merupakan pulau/daratan terbesar dalam kawasan TN. Taka Bonerate, luas daratan pulau ini sekitar 101 Ha, kemungkinan menampung resapan air hujan masih cukup baik. Oleh karena itu, di pulau Latondu masih terdapat beberapa sumber air tawar hasil resapan hujan, utamanya pada musim penghujan. Tetapi di sisi lain, kondisi geografis pantai dan daratan yang agak tinggi dan landai, membuat sulit kapal/perahu yang ingin berlabuh, hal ini menjadi masalah tersendiri, utamanya dalam hal mobilisasi dan transportasi.Continue reading

Spot ini terletak di sisi barat pulau Latondu Besar dan berhadapan langsung dengan sisi utara pulau rajuni desa, Masyarakat Pulau Latondu menyebut spot ini sebagai nambo-nambo, yang artinya kubangan di tengah terumbu di saat air surut terendah, spot ini sangat aman bagi pemula, karena terletak pada perairan dangkal, dengan kedalaman maksimal hanya sekitar 4 meter di saat pasang air tertinggi.Continue reading

Lokasi ini terletak di bagian selatan pulau Tinabo Besar, berada di ujung selatan dan terumbu menjorok keluar/kekedalaman, spot ini tidak terlalu luas, aktifitas snorkel cukup di lakukan sekitar tambatan kapal, saat musim timur, lokasi ini sangat aman, karena terlindung dari hempasan ombak.Continue reading

Lokasi ini terletak pada sisi barat pulau Tarupa kecil, Kedalaman spot penyelaman ini sekitar 5 sd 8 meter dari permukaan laut dengan tingkat kecerahan 12 meter, suhu dasar 28⁰ C dan salinitas 27 ‰, suhu dasar dan salinitas tidak seperti biasanya karena saat lokasi di survey terjadi hujan, lokasi ini di tumbuhi karang yang rapat dengan asosiasi soft coral dan hard coral yang berimbang, kombinasi ini memberikan degradasi warna yang menarik bagi terumbu karang di sekitarnya, pada kedalaman sekitar 10 meter dan seterusnya tidak terlalu cocok untuk dive karena kondisi karang yang kurang bagus, kondisi yang lebih dangkal agak bagus karena proses regenarasi terumbu yang lebih cepat.Continue reading

Di spot ini asosiasi antara hard coral dan soft coral seimbang, masing-masing sekitar 50% dengan persentase hidup yang sangat tinggi, kerapatan karang di atas 90%, persentase yang berimbang antara karang keras dan karang lunak membuat spot ini kaya akan warna dan membuatnya tampak seperti taman yang teratur dan tertata dengan rapi. Karang keras di dominasi dari jenis acrofora sp sedangkan karang lunak di dominasi oleh bulu ayam (agalaophenia cupressina).Continue reading

Kondisi perairan optimal dengan suhu dasar 29⁰ C dan salinitas 31 ‰, kecepatan arus permukaan 41,6’/5 meter membuat lokasi ini sangat nyaman untuk di selami, dominasi karang tanduk (Acropora palifera) dengan ciri koloni seperti piringan berkerak dengan punggung tebal, berkolom dan bercabang, umumnya berwarna krem dan coklat, karang jenis ini tumbuh optimal pada kedalaman 3 – 15Continue reading