Rencana ke Taka Bonerate sejak awal komunikasi, itinerary yang tersusun pun semuanya adalah objek wisata di TN Taka Bonerate, menjelang hari H layanan jasa wisata, angina mulai bertiup kencang antara 10 sd 20 knot, begitu juga ketinggian ombak makin naik. Cemas karena harapan ke taka bonerate terbayang gagal di benak. Ketika rombongan tamu datang, dilakukan diskusi bersama untuk melanjutkan rencana semula (Taka Bonerate) atau beralih ke rencana B (objek wisata di daratan selayar). Berdasarkan kondisi riil dan pertimbangan keselamatan maka disepakati bersama untuk beralih ke rencana B.

Kampung tua bitombang, gong nekara dan susur mangrove menjadi itin di hari pertama, Pantai punagaang dengan interpretasi pengelolaan wisata bersama masyarakat lokal menjadi itin di hari kedua, pantai pinang dengan aktifitas snorkeling dan intro divenya menjadi itin di hari ketiga dan pantai lansangiring, pantai batu lohe dan pantai balara menjadi itin dihari terakhir.

Masing-masing objek mempunyai keunggulan dan ke khas-an, tentunya ada kelebihan dan kekurangan sehingga antara satu dengan lainnya saling menutupi. Alhamdulillah, rencana A tidak menjawab harapan tetapi rencana B berjalan lancar dan memenuhi rasa ingin tahu tentang keindahan alami objek wisata kepulauan selayar, ayo ke selayar, ayo ke Taka Bonerate.

FOTO SELENGKAPNYA KLIK DISINI..

Peserta Open Trip (OT) Nopember 2018 dengan perpaduan usia yang beragam, mulai dari usia 20 tahun sd usia 50-an tahun, semuanya melebur menjadi satu, beraktifitas wisata bahari berbalut rasa ingin tahu “seperti apa spot snorkel yang disiapkan oleh teman-teman tour guide”. Membangun kebersamaan diantara peserta berbeda usia, asal daerah, latar belakang pengetahuan dll melalui sajian spot yang berbeda karakter antara satu dengan lainnya, aktifitas di daratan Rajuni Laut bersama anak suku bajo, Spot acrofora rajuni dengan tutupan karang berkategori sangat baik tetapi kepadatan jumlah ikannya rendah, Bungin Tinabo dengan pasir putih menyilaukan mata, Soft coral point dengan dominasi karang lunak dengan warna sangat beragam, Spot Corina dengan luasan kecil tetapi kepadatan dan keanekaragaman ikannya tinggi dan Spot Kima dengan fauna kharismatik kima raksasa (Tridacna Gigas). Semua berpadu memuaskan dahaga peserta OT tentang keindahan TN. Taka Bonerate. “Ayo ke Taka Bonerate”

FOTO SELENGKAPNYA…

Pembuatan peta laut untuk pemanduan kapal labuh, hal ini berguna tuk menghindari kerusakan terumbu karang akibat karamnya kapal pesiar sebagaimana yang terjadi oleh Caledonian Sky di Raja Ampat. Kesabaran pengesetan alat survey disertai dukungan cuaca yang memadai memungkinkan diperolehnya data untuk pembuatan peta laut. Emang serius sich… tapi tetap gak lupa tuk bersantai disela waktu mengexplore keindahan bawah laut Taka Bonerate, bercengkerama dengan lambaian warna-warni karang lunak yg beraosiasi dengan beranekaragam ikan karang memberi pengalaman yang berharga bagi tim peta laut, ternyata konservasi harus terus digalakkan, sekarang dan selamanya untuk keberlanjutan pemanfaatan sumber daya alam.

FOTO SELENGKAPNYA…

Kunjungan Tim Redaktur Majalah Surili Dishut Prop Jabar ke TN Taka Bonerate untuk melihat pelibatan masyarakat lokal dalam kegiatan ekowisata, memastikan keberlanjutan ekologi, ekonomi dan sosial budaya terus berjalan beriringan tanpa mengabaikan salah satunya. Kunjungan dibarengi dengan kegiatan wisata snorkeling bersama guide terlatih dan diantar oleh kru kapal nelayan lokal dalam Kawasan TN. Taka Bonerate, mengakses Spotdive Corina, Spot Acrofora dan Bunging Tinabo. Karena berada di kawasan konservasi, pengunjung diberikan pengalaman menanam pohon dengan Tag “Sebuah nama untuk hijaukan Tinabo”, berwisata dan mengkonservasi alam.

Foto selengkapnya KLIK DISINI..

Snorkeling di Spot acrofora, hantu ceria, bulu ayam, finky fish, kampung nudi, soft coral point, corina dan kima memberi pengalaman luar biasa bagi rombongan Mas Endro cs dan Mas Chandra cs, selain itu jelajah Kampung Bajo di Pulau Tarupa Kecil memberi gambaran tentang kehidupan Suku Bajo di Taman Nasional Taka Bonerate. Singgah di Bunging Tinabo, sebuah daratan tanpa vegetasi mampu menghasilkan gambar kenangan yang cerah ceria, ayo ke Taman Nasional…!

FOTO SELENGKAPNYA klik disini..

Open trip gabungan di Taka Bonerate (April 2018), mendekatkan harapan pengunjung menjadi kenyataan di sajian spot dive/snorkel Taka Bonerate, menjelajahi atoll terbesar asia tenggara Bersama peserta open trip, pengunjung perdana pasca musim barat. Sajian karakter spot bervariasi mulai hard coral, soft coral, fauna kharismatik hiu sirip punggung hitam dan kima raksasa, jelajah kampung bajo dan jelajah pulau tak bervegetasi.

Foto selangkapnya (bagian 1)

Foto selengkapnya (bagian 2)

Bersama komunitas travel to silajara menelusuri keindahan bawah laut pantai pinang (spot magic wall dan spot kolo-kolo), jika anda sibuk dan hanya memiliki waktu sehari tuk aktifitas dive, maka pantai pinang adalah pilihan tepat bagi anda dan kolega anda, jarak 15 menit dari pelabuhan pattumbukang dengan waktu kunjungan terbaik adalah bulan Desember sd bulan maret. Foto Selengkapnya klik disini.

Spot Balara, pantai timur kepulauan selayar, jarak tempuh dari pelabuhan pamatata sekitar 40 menit adalah salah satu spot yang direkomendasikan buat anda, pahatan telaten alam didinding tebing membawa lamunan anda menjauh dari rutinitas keseharian anda, refresh diri anda dan keluarga bersama kami di Spot Balara. Foto Selengkapnya klik disini.

Dari bawah laut pantai pinang pattumbukang, (Taufik Alimi) Vice President RARE Indonesia mengucapkan “Gong Xi Fa Chai 2018” Semoga segala harapan Bapak/ibu/saudara/i tercapai Tahun ini….

Foto Selengkapnya Klik Disini