Jelajah Latondu Besar

Apa yang menarik di Pulau ini ….. ?  Pertanyaan itu kadang terbersit di saat baru pertama kali mengunjungi pulau ini, Pulau Latondu Besar merupakan pulau/daratan terbesar dalam kawasan TN. Taka Bonerate, luas daratan pulau ini sekitar 101 Ha, kemungkinan menampung resapan air hujan masih cukup baik. Oleh karena itu, di pulau Latondu masih terdapat beberapa sumber air tawar hasil resapan hujan, utamanya pada musim penghujan. Tetapi di sisi lain, kondisi geografis pantai dan daratan yang agak tinggi dan landai, membuat sulit kapal/perahu yang ingin berlabuh, hal ini menjadi masalah tersendiri, utamanya dalam hal mobilisasi dan transportasi.

Jumlah Penduduk yang bermukim di Desa Latondu adalah sebanyak 816 jiwa, dari keseluruhan jumlah penduduk tersebut, terdapat 186 KK. (Statistik Balai TN. Taka Bonerate, 2013). Suku asli yang berdiam dipulau latondu adalah suku bajo dan suku bugis, suku bajo mudah di tandai dengan bentuk rumah yang umumnya menggunakan produk kayu kelapa sebagai bahan baku rumahnya, beratap dan berdinding daun kelapa adalah sesuatu hal yang umum di jumpai sekitar pos resort pulau latondu.

Mata pencaharian utama penduduk adalah nelayan, perhatikan hasil tangkapan masyarakat lokal melalui ikan yang di jemur di pinggir jalan, tanyakan jenisnya….. ?, interaksi dengan masyarakat lokal akan memberi informasi baru untuk anda, berfotolah sesekali dengan mereka, biarkan mereka menikmati moment riang bersama anda.

Ketika anda berada di pos jaga pulau tinabo, lihat dan sempatkanlah untuk mengetahui lebih dalam tentang tukik, anak penyu yang masih di tangkarkan dan di pelihara oleh kader konservasi lokal, bertanyalah dan cari tahu tentang keunikan penyu melalui penuturan guide ataupun petugas resortnya.

Makan siang dan kelapa muda adalah akhir dari kunjungan anda di Pulau Latondu Besar.