Spot Uka

Kondisi perairan optimal dengan suhu dasar 29⁰ C dan salinitas 31 ‰, kecepatan arus permukaan 41,6’/5 meter membuat lokasi ini sangat nyaman untuk di selami, dominasi karang tanduk (Acropora palifera) dengan ciri koloni seperti piringan berkerak dengan punggung tebal, berkolom dan bercabang, umumnya berwarna krem dan coklat, karang jenis ini tumbuh optimal pada kedalaman 3 – 15

Penamaan spot uka di dasarkan pada buku cerita inspiratif pelestarian karang yang di keluarkan oleh COREMAP, dengan aktor cerita utama iki yang berarti ikan karang dengan gambar ikan hias jenis pomacenthridae dan uka yang berarti terumbu karang dengan gambar karang tanduk jenis A. Palifera, karang jenis inilah yang banyak di temukan pada spot ini sehingga spot ini cocok di sebut sebagai spot uka.

Kedalaman lokasi saat pasang tertinggi sekitar 5 – 8 meter, dengan visibility yang sangat bagus, hal ini di karenakan pada sisi tubir karang kemiringannya mencapai 90 derajat, sehingga debu/pasir di bawah laut langsung terbuang ke dasar samudera melalui tebing yang curam.

Selain karang jenis A. Palifera, jenis yang lain juga sangat beragam dan di dominasi oleh karang keras dan mendominasi sekitar 80%. Kerusakan karang juga ada di spot ini dengan persentase sekitar 5%, bentuk kerusakannya adalah akibat penggunaan sianida.